Saham Ford (F); Berakhir Tahun 2025 di Harga $13.12 Saat Perdagangan Tahun Baru Berhenti

Ringkasan;

  • Ford menutup tahun 2025 dengan harga saham $13,12 saat pasar berhenti untuk perayaan Tahun Baru.
  • Laporan pengiriman kuartal ke-4 Tesla mungkin mempengaruhi sentimen Ford dan sektor kendaraan listrik (EV).
  • Keuntungan Ford pada bulan Februari akan memberikan wawasan tentang strategi dan margin 2026.
  • Pendengaran Senat tentang keterjangkauan kendaraan menempatkan Ford di bawah sorotan politik.

(SeaPRwire) –   Ford Motor (NYSE: F) menyelesaikan tahun 2025 dengan harga penutupan saham sebesar $13,12, menandai penurunan kecil sebesar 0,83% pada sesi perdagangan terakhir di AS tahun ini.

Dengan pasar tutup untuk perayaan Tahun Baru, investor berhenti untuk menilai kembali posisi mereka, mengalihkan perhatian ke faktor pendorong yang akan datang, termasuk laporan pengiriman kuartal ke-4 Tesla dan laporan keuntungan kuartalan Ford sendiri pada bulan Februari.

Kartu Saham F

Perhentian Pasar Menandakan Pemulihan Investor

Saham Ford berfluktuasi antara $13,12 dan $13,22 pada tanggal 31 Desember, dengan 26,3 juta saham yang berpindah tangan. Kisaran harga saham selama 52 minggu berada di antara $8,44 hingga $13,99, menyoroti volatilitas yang membentuk kinerja Ford tahun 2025.Penutupan liburan pada tanggal 1 Januari memberikan jeda alami, memungkinkan pedagang untuk mengatur ulang sebelum sesi perdagangan pertama tahun 2026.

“Hari-hari pembukaan tahun ini sangat penting bagi produsen mobil,” kata seorang analis pasar. “Mereka menentukan nada untuk permintaan konsumen, strategi penetapan harga, dan ekspektasi margin.”

Investor terutama fokus pada permintaan kendaraan listrik (EV), yang tetap menjadi pendorong utama bagi produsen mobil lama seperti Ford.

Pengiriman Tesla Menjadi Acuan

Sinyal terpenting dalam jangka pendek bagi Ford berasal dari laporan pengiriman kuartal ke-4 Tesla, yang diharapkan pada hari perdagangan pertama tahun 2026.

Pengiriman Tesla menjadi salah satu data nyata terawal tentang permintaan EV, memberikan wawasan tentang tren potensi diskon. Analis memperkirakan pengiriman Tesla bisa turun sekitar 13% dari tahun lalu menjadi sekitar 432.810 kendaraan, mencerminkan kedaluwarsa kredit pajak EV AS pada bulan September.

Hasil laporan Tesla kemungkinan akan mempengaruhi sentimen di seluruh sektor otomotif. Angka pengiriman yang kuat bisa mengangkat harga saham Ford dan produsen mobil tradisional lainnya, sementara angka yang mengecewakan mungkin membebani kepercayaan pasar. Ford telah mengalokasikan ulang pengeluaran ke arah truk, kendaraan hybrid, dan model listrik berbiaya rendah untuk memperkuat margin dan mengurangi kerugian di segmen EV-nya.

Keuntungan Mendatang dan Sorotan Politik

Acara utama berikutnya Ford adalah laporan keuntungan kuartal ke-4 dan tahun penuh yang dijadwalkan pada tanggal 10 Februari. Investor akan memeriksa pendapatan, langkah-langkah penghematan biaya, dan penghasilan uang tunai di seluruh Ford Blue (kendaraan pembakaran) dan Ford Pro (operasi komersial).

Analis mengharapkan hasil ini akan memberikan panduan yang lebih jelas tentang volume, penetapan harga, dan strategi EV perusahaan secara keseluruhan untuk tahun 2026.

Di luar hasil keuangan, Ford juga menghadapi pengawasan politik. Komite Komersial Senat telah mengatur pendengaran tanggal 14 Januari tentang keterjangkauan kendaraan, mengundang CEO Jim Farley untuk bersaksi bersama para eksekutif dari General Motors, Stellantis, dan Tesla. Pendengaran ini bisa menambah tekanan regulasi dan mempengaruhi sentimen investor menjelang tahun baru.

Psikologi Perdagangan dan Pandangan 2026

Sebelum bel pembukaan hari Jumat, pedagang menggunakan penutupan Hari Tahun Baru untuk fokus pada level psikologis $13. Secara historis, titik harga ini menarik pembeli dan penjual jangka pendek yang mencari posisi masuk atau keluar.

Ford menutup harga tepat di atas level ini, sekitar 6% di bawah harga tertinggi 52 minggu, memberikan ruang untuk potensi keuntungan jika sentimen EV pulih.

Investor juga akan memantau tanda-tanda diskon di seluruh industri, karena insentif bisa dengan cepat mengikis margin. Dengan data makroekonomi, termasuk survei pabrik awal Januari dan ekspektasi suku bunga, membentuk nafsu risiko, minggu-minggu pertama tahun 2026 kemungkinan akan menjadi uji kritis bagi Ford dan sektor otomotif secara lebih luas.

Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. SeaPRwire (https://www.seaprwire.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan sehubungan dengan hal tersebut.

Sektor: Top Story, Daily News

SeaPRwire menyediakan distribusi siaran pers real-time untuk perusahaan dan lembaga, menjangkau lebih dari 6.500 toko media, 86.000 editor dan jurnalis, dan 3,5 juta desktop profesional di 90 negara. SeaPRwire mendukung distribusi siaran pers dalam bahasa Inggris, Korea, Jepang, Arab, Cina Sederhana, Cina Tradisional, Vietnam, Thailand, Indonesia, Melayu, Jerman, Rusia, Prancis, Spanyol, Portugis dan bahasa lainnya.