BioNTech dan Autolus Menyatakan Kolaborasi Strategis CAR-T Cell Therapy untuk Memperluas Jalur Produk dan Program Tahap Akhir

  • Kemitraan strategis memperkuat pabrikan dan infrastruktur komersial serta teknoogi dengan tujuan memajukan program CAR-T autologus kedua perusahaan ke pasar, sambil menunggu otorisasi pasar
  • BioNTech mengamankan hak untuk memanfaatkan kapasitas pabrikan Autolus dalam pengaturan yang hemat biaya guna mengakselerasi pengembangan BNT211 ke uji coba penting dalam tumor CLDN6+
  • BioNTech mendukung peluncuran dan ekspansi program pengembangan kandidat terapi sel unggulan Autolus, obe-cel, dan akan menerima royalti penjualan bersih
  • BioNTech memiliki opsi komersialiasi bersama untuk program AUTO1/22 dan AUTO6NG dari Autolus
  • BioNTech memiliki opsi untuk mengakses rangkaian tautan dan teknoogi pemrograman sel Autolus guna mendukung pengembangan terapi sel in vivo dan kandidat konjugat obat-antibodi BioNTech
  • BioNTech sepakat membenamkan dana sebesar 200 juta dolar AS pada Autolus

(SeaPRwire) –   MAINZ, Jerman, dan LONDON, Inggris, 8 Februari 2024 –  (Nasdaq: BNTX, “BioNTech”), perusahaan imunoterapi generasi terbaru yang mengembangkan terapi baru untuk kanker dan penyakit serius lainnya, dan (Nasdaq: AUTL, “Autolus”), perusahaan biofarmasi tahap klinis yang mengembangkan terapi sel T terprogram generasi terbaru, hari ini mengumumkan kolaborasi strategis untuk memajukan program CAR-T autologus kedua perusahaan ke komersialisasi, sambil menunggu otorisasi regulasi. Sehubungan dengan kolaborasi strategis tersebut, kedua perusahaan telah menandatangani perjanjian lisensi dan opsi, serta perjanjian pembelian efek.

 “Kolaborasi dengan Autolus memungkinkan kami untuk mengembangkan program BNT211 kami menjadi uji coba untuk berbagai indikasi kanker dengan cara yang hemat biaya. Fasilitas pabrikan canggih Autolus untuk pasokan klinis dan komersial akan memperkuat kapasitas kami sendiri selain jaringan pasokan AS kami serta ekspansi yang sedang dilakukan di situs kami di Gaithersburg, Maryland,” kata Prof. Ugur Sahin, M.D., CEO dan Co-Founder BioNTech. “Selain itu, kolaborasi ini memberi kami akses ke alat penargetan sel Autolus yang presisi agar semakin mendukung pengembangan terapi sel in vivo dan kandidat konjugat obat-antibodi BioNTech.”

 “Kami melihat peluang luar biasa untuk memanfaatkan kemampuan inti kami, mengakselerasi program jalur distribusi, mewujudkan efisiensi biaya, dan memperluas peluang di luar terapi sel autologus,” kata Dr. Christian Itin, CEO Autolus. “Kami berharap dapat membenamkan sebagian kapetal yang terkumpul untuk memasokan jalur obe-cel pada leukemia limfoblastik akut tahap dewasa, yang berpotensi menawarkan opsi pengobatan lain bagi pasien yang masih membutuhkan penyembuhan medis. Kolaborasi ini menciptakan jalur untuk mempercepat program jalur distribusi onkologi masing-masing dan memperluas penggunaan teknoogi Autolus di luar aplikasi terapi sel autologus.”

BioNTech telah sepakat membeli 200 juta dolar AS saham American Depositary Autolus dalam penempatan swasta. BioNTech akan berhak mengangkat seorang direktur ke Dewan Autolus.

Menurut persyaratan perjanjian lisensi dan opsi, BioNTech akan melakukan pembayaran tunai sebesar 50 juta dolar AS dan diberikan hak-hak berikut sebagai hasil pertukaran:

  • BioNTech berhak menerima royalti hingga pertengahan angka tunggal untuk penjualan bersih obe-cel. Autolus akan mempertahankan seluruh hak dan kendali atas pengembangan dan komersialisasi obe-cel.
  • BioNTech memiliki opsi untuk mengakses jaringan situs klinis dan komersial Autolus, kapasitas pabrikan di Inggris, serta infrastruktur pasokan komersial dalam pengaturan yang hemat biaya untuk mempercepat pengembangan BNT211 pada jenis tumor CLDN6+ lainnya. BioNTech berencana untuk memiliki 10 atau lebih uji klinis teregistrasi yang sedang berlangsung pada jalur distribusi di akhir tahun 2024, termasuk program CLDN6 CAR-T BNT211 miliknya secara penuh dalam tumor sel benih yang kambuh atau refrakter.
  • Autolus akan memimpin pengembangan dan komersialisasi untuk AUTO1/22 dan AUTO6NG pada indikasi onkologi apa pun, dengan BioNTech memiliki opsi untuk mendukung beberapa aktivitas pengembangan dan melakukan komersialisasi bersama kedua kandidat di beberapa wilayah tertentu. Jika BioNTech menjalankan opsi ini, ia akan menerima partisi keuntungan dari seluruh kandidat produk yang dijalankan di seluruh dunia sementara Autolus berhak menerima biaya pelaksanaan opsi, pembayaran pencapaian tonggak, dan pendanaan bersama biaya pengembangan.
  • Autolus memberikan BioNTech lisensi ekslusif untuk mengembangkan dan melakukan komersialisasi terapeutik yang menggabungkan beberapa pengikat milik Autolus, beserta opsi untuk melisensikan pengikat dan teknoogi pemrograman sel untuk penggunaan dalam program pengembangan terapi sel in vivo dan konjugat obat-antibodi penelitian BioNTech. Jika BioNTech menjalankan opsi tersebut, Autolus berhak menerima biaya pelaksanaan dan pembayaran pencapaian tonggak untuk royalti sejumlah kecil, atas penjualan bersih lisensi produk.

Tentang portofolio terapi sel dan gen BioNTech
BioNTech telah aktif dalam pengembangan terapi sel dan gen sejak 2009. Kini terapi sel dan gen tersebut menjadi teknoogi platform inti pada jalur distribusi BioNTech. BioNTech membenamkan banyak teknoogi platform untuk memimpin di bidang ini. Portofolio terapi sel rekayasa BioNTech memiliki kandidat terapeutik yang berfokus pada reseptor antigen kimerik (CAR) dan reseptor sel T (TCR) atau kandidat obat terapeutik reseptor sel T yang dipersonalisasi.

BNT211 adalah program pengembangan terapi sel paling maju dari BioNTech. BNT211 merupakan kandidat terapi sel CAR-T yang menargetkan Klaudin-6 (CLDN6) autologus yang sedang diuji coba sendiri dan dikombinasikan dengan Vaksin RNA yang Mengamplifikasi CAR-T (CARVac), yang mengodekan CLDN6. Sel CAR-T dilengkapi dengan CAR generasi kedua yang sangat sensitif dan spesifik. CARVac ditujukan untuk mendukung ekspansi in vivo sel-sel CAR-T untuk menambat ketahanan dan efektivitasnya. CLDN6 diekspresikan pada beberapa tumor padat seperti kanker ovarium, sarkoma, kanker testis, kanker endometrium, dan kanker lambung. BioNTech berencana untuk memulai uji coba Fase 2 krusial pertamanya dalam mengevaluasi BNT211 pada tumor sel benih tingkat lanjut 2L+ pada tahun 2024, dan terus menguji indikasi tambahan untuk pengembangan lebih lanjut.

Tentang BioNTech
BioNTech adalah perusahaan imunoterapi generasi terbaru yang mengembangkan terapi baru untuk kanker dan penyakit serius lainnya. BioNTech memanfaatkan ragam luas penemuan komputasional dan platform obat terapeutik untuk pengembangan cepat biofarmasi baru. Portfolio luas produk kandidat onkologi BioNTech meliputi terapi berbasis mRNA yang dipersonalisasi dan siap pakai, sel CAR-T (reseptor antigen kimerik) yang inovatif, beberapa terapeutik berbasis protein, termasuk modulator titik pemeriksaan imun bispesifik, antibodi kanker yang ditargetkan dan terapeutik konjugat antibodi-obat (ADC), serta molekul kecil. Berdasarkan keahlian luas dalam pengembangan vaksin mRNA dan kapasitas pabrikan internal, BioNTech dan kolaboratornya mengembangkan berbagai kandidat vaksin mRNA untuk berbagam jenis penyakit menular bersamaan dengan jalur distribusi onkologinya yang beragam. BioNTech telah membangun serangkaian hubungan luas dengan beberapa kolaborator farmasi global, termasuk Duality Biologics, Fosun Pharma, Genentech, anggota Roche Group, Genevant, Genmab, OncoC4, Regeneron, dan Pfizer.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi .

Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. SeaPRwire (https://www.seaprwire.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan sehubungan dengan hal tersebut.

Sektor: Top Story, Daily News

SeaPRwire menyediakan distribusi siaran pers real-time untuk perusahaan dan lembaga, menjangkau lebih dari 6.500 toko media, 86.000 editor dan jurnalis, dan 3,5 juta desktop profesional di 90 negara. SeaPRwire mendukung distribusi siaran pers dalam bahasa Inggris, Korea, Jepang, Arab, Cina Sederhana, Cina Tradisional, Vietnam, Thailand, Indonesia, Melayu, Jerman, Rusia, Prancis, Spanyol, Portugis dan bahasa lainnya. 

Pernyataan Berwawasan ke Depan BioNTech
Siaran pers ini berisikan “pernyataan berwawasan ke depan” BioNTech dalam arti Perubahan Undang-Undang Litigasi Sekuritas Swasta AS Tahun 1995 yang telah diubah. Pernyataan berwawasan ke depan ini meliputi, tetapi tidak terbatas pada, pernyataan mengenai: kolaborasi antara BioNTech dan Autolus untuk memajukan program CAR-T autologus kedua perusahaan ke komersialisasi, sambil menunggu otorisasi regulasi, termasuk BNT211 pada tumor CLDN6+, obe-cel pada leukemia limfoblastik akut tahap dewasa, dan AUTO1/22 dan AUTO6NG pada indikasi onkologi apa pun; dampak yang diharapkan dari kolaborasi terhadap bisnis BioNTech, termasuk manfaat potensial bagi BioNTech dan Autolus yang dihasilkan dari kolaborasi tersebut; akses BioNTech ke atau opsi untuk mengakses tautan dan teknoo