David Schollenberger ditetapkan sebagai Kepala Risiko Utama di The Star Entertainment

(AsiaGameHub) –   The Star Entertainment Group terus melanjutkan perombakan internalnya setelah menunjuk Chief Risk Officer yang baru.

Pengumuman tersebut dibagikan langsung oleh yang bersangkutan, David Schollenberger, melalui halaman LinkedIn pribadinya, yang juga memperlihatkan karier ekstensifnya dalam menangani prosedur kepatuhan penting di sejumlah perusahaan perjudian, baik publik maupun swasta.

Promosi ini kemungkinan akan membantu memperkuat posisi perusahaan setelah melewati periode penghematan keuangan.

Perlu dicatat, Schollenberger pernah menjabat sebagai Director of Compliance and Policy di Cyprus National Gaming and Casino Supervision Commission antara tahun 2018 dan 2021. Setelah itu, ia bergabung dengan Metric Gaming sebagai Head of Legal and Compliance selama tiga tahun masa jabatan.

Salah satu peran terbarunya adalah Senior Legal Counsel – International di Bally’s Interactive sebelum ia pindah ke Australia untuk memulai karier di The Star sebagai Deputy Chief Legal Officer. Dua bulan setelah menduduki peran tersebut, kini ia menjadi Chief Risk Officer perusahaan.

Transisi dari Bally’s Interactive ke The Star juga bukan suatu kebetulan. Pada tahun 2025, Bally’s Corporation, mantan pemilik Bally’s Interactive (yang kini dimiliki oleh Intralot), melakukan kesepakatan pembelian 38% saham di The Star Entertainment Group, dengan nilai AU$300 juta (£158 juta).

Pembaca SBC News tentu mengetahui bahwa The Star menghadapi defisit bersih sebesar AU$302 juta pada tahun 2025, dengan pendapatan turun 25% secara tahunan (YoY), dan penurunan EBITDA sebesar AU$26 juta.

Tidak hanya itu, The Star juga diselidiki oleh Australian Transaction Reports and Analysis Center (AUSTRAC) terkait kekhawatiran pencucian uang, yang membuat perusahaan berkomitmen untuk melakukan investasi signifikan ke dalam infrastruktur kepatuhannya.

Biaya yang dikeluarkan sangat besar sehingga manajemen terpaksa menjual lokasi Queen’s Wharf miliknya di Brisbane agar tetap bertahan.

Pada satu titik, saham The Star juga sempat dihapus sementara dari bursa saham Australia setelah perusahaan gagal memenuhi tenggat waktu untuk menyerahkan laporan keuangan.

Menyusul kesepakatan dengan Bally’s Corporation, telah terjadi beberapa perombakan penting di jajaran atas The Star untuk mencoba mengembalikan kasino tersebut ke jalur yang benar. Pada bulan Desember, Chair Bally’s, Soo Kim, menjadi Chairman of the Board dan Bruce Mathieson Jnr masuk sebagai Chief Executive Officer baru menggantikan Steve McCann yang mengundurkan diri dari jabatan tersebut.

Dan dengan Schollenberger yang kini secara resmi mengambil alih beberapa tugas paling strategis di perusahaan, The Star tampak bertekad untuk kembali ke masa kejayaannya lebih cepat daripada nanti.

Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. AsiaGameHub (https://asiagamehub.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan apa pun terkait isinya.

Kategori: Berita Terkini, Pembaruan Umum

AsiaGameHub menyediakan layanan distribusi iGaming yang ditargetkan untuk perusahaan dan organisasi, dengan menghubungkan lebih dari 3.000 media premium di Asia dan lebih dari 80.000 influencer spesialis. Platform ini menjadi jembatan utama untuk distribusi konten iGaming, kasino, dan eSports di seluruh kawasan ASEAN.