
(SeaPRwire) – [Paragraf 1] Jangan salah lihat hasil voting DPR AS Rabu lalu. Ini bukan cuma kemenangan kecil kubu Demokrat. Ini bukti pertama dukungan elite Partai Republik terhadap perang Iran Trump mulai runtuh. Konflik tiga bulan ini bikin warga kesal harga bensin melonjak sampai 5 dolar per galon, harga pupuk petani melambung tinggi. Keluhan konstituen inilah yang dorong anggota Republik melanggar garis partai.
[Paragraf 2] Voting resolusi pembatasan kekuatan perang Trump lolos dengan angka 215 banding 208. Empat anggota Republik ikut mendukung resolusi ini, yaitu Thomas Massie, Brian Fitzpatrick, Tom Barrett, dan Warren Davidson. Resolusi ini dikenalkan anggota Demokrat Gregory Meeks. Rencana voting awalnya dijadwalkan 21 Mei, tapi ditunda di menit terakhir karena pimpinan Republik takut resolusi lolos.
[Paragraf 3] Berdasarkan Undang-Undang Kekuatan Perang 1973, presiden harus akhiri aksi militer dalam 60 hari jika tidak dapat persetujuan Kongres. Trump mengklaim gencatan senjata 8 April sudah mengakhiri perang, jadi tidak butuh persetujuan Kongres. Tapi permusuhan masih terus terjadi sampai hari ini, belum ada kesepakatan permanen untuk buka kembali Selat Hormuz.
[Paragraf 4] Keempat anggota Republik yang mendukung resolusi ini punya alasan masing-masing. Massie sudah lama kritik Trump yang menyerang Iran tanpa izin Kongres, bahkan dia kalah di pemilihan pendahuluan partai bulan lalu karena lawan Trump. Fitzpatrick pernah mengenalkan resolusi serupa di April. Barrett juga pernah ajukan aturan pembatasan eskalasi perang bulan Mei.
[Paragraf 5] Pimpinan Partai Republik yang masih mendukung Trump beralasan voting ini akan melemahkan posisi negosiasi AS dengan Iran. Tapi suara penolakan dari warga terus membesar. Selain soal perang Iran, anggota Republik juga sudah menolak beberapa agenda Trump lain beberapa minggu terakhir. Mulai dari menolak paket undang-undang imigrasi sampai menghapus dana keamanan ballroom Trump dari RUU.
[Paragraf 6] Perang Iran akan menjadi bom waktu untuk elektabilitas Partai Republik di pemilu mendatang.
Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. SeaPRwire (https://www.seaprwire.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan sehubungan dengan hal tersebut.
Sektor: Top Story, Daily News
SeaPRwire menyediakan distribusi siaran pers real-time untuk perusahaan dan lembaga, menjangkau lebih dari 6.500 toko media, 86.000 editor dan jurnalis, dan 3,5 juta desktop profesional di 90 negara. SeaPRwire mendukung distribusi siaran pers dalam bahasa Inggris, Korea, Jepang, Arab, Cina Sederhana, Cina Tradisional, Vietnam, Thailand, Indonesia, Melayu, Jerman, Rusia, Prancis, Spanyol, Portugis dan bahasa lainnya.